PENGABDIAN KMT UNTUK TEATER

Perayaan Hari Teater Sedunia (Photo M Deedat Dawan)

Oleh Mekka Syed dan Fathurrachman* 
Reporter Mekka Syed*

Bandung, Daunjati— Senin (30/03) Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menyelenggarakan Hari Teater Sedunia/World Theatre Day. Kegiatan tersebut bertempat di seluruh lingkungan kampus ISBI Bandung dari mulai Pukul 15.00 WIB. Sementara Hari Teater Sedunia dirayakan setiap Tanggal 27 maret.

KMT ISBI Bandung mengundang beberapa UKM  teater dari Universitas-universitas di Bandung, seperti Teater Cerobong Paberik (STT Tekstil), Teater Lisma (UNPAS), Teater Ungu (STBA Yapari), Teater Awal (UIN Sunan Gunung Djati), Teater Djati (UNPAD), Teater Stuba (UNISBA), penampilan perkusi dan tari. Selain kelompok teater yang berasal dari UKM, acara ini juga turut mengundang bintang tamu dari kelompok teater terkemuka seperti Teater Candu dan Teater Toneel, dan Teater CCL.



Konsep dari acara ini dibuat sangat menarik, dimana penyelenggara kegiatan ini berperan sebagai anggota kerajaan, lengkap dengan raja, ajudan, dan para pengawal. Sementara peserta yang berasal dari kelompok teater lain berperan sebagai penghibur raja yang memainkan drama teater. Penampilan dari kelompok – kelompok teater tersebut ditampilkan secara berpindah – pindah, mulai dari teater kotak, teater bundar, teater buaya, teater kebun, sampai akhirnya di Gedung Olah Seni (GOS) Patanjala untuk malam puncak.

Pada malam puncak, acara ini dimeriahkan oleh kelompok Teater Toneel, Teater Candu, Teater CCL, dan terakhir adalah penampilan kolaborasi dari setiap kelompok teater dari beberapa UKM Kampus di Bandung. Acara penutup dari kegiatan ini adalah Pengesahan Raja, yang diperankan oleh M. Chandra Irfan. Isi dari pengesahan tersebut adalah pengumuman bahwa Kerajaan 212 telah berhasil menjalankan mandat dari ITI (International Theatre Institute) untuk merayakan hari teater sedunia.

Kepala Jurusan Seni Teater ISBI Bandung, bapak Yadi Mulyadi mengungkapkan bahwa “Peringatan hari teater sedunia sangat menarik dan baik sebagai wadah ekspresi. Konsep berteater di luar panggung ini juga meyakinkan orang lain bahwa teater bisa dilakukan dimana saja”. Dia juga menyebut bahwa “Seni teater di Bandung merupakan barometer teater nasional. Semoga Seni Teater di Bandung dapat berkembang dengan pesat, agar dapat terkenal seperti Broadway di New York, AS”. Pungkasnya saat menonton salah satu pertunjukan kepada Daunjati.

Sedangkan menurut Pembantu Ketua III ISBI Bandung, Dr. Supriatna, S.Sen, M.Sn, “Acara seperti ini (WTD) merupakan ajang silaturahmi dan berbagi ilmu seni teater antar kampus dan penggemar seni teater”. Dia juga berpendapat bahwa “pada suatu saat jika masyarakat sudah bosan dengan hal yang bersifat materialis, maka mereka akan mencari hal yang bersifat spritiual, dan seni teater adalah salah satunya. Dari segi konsep, acara ini sangat unik karena konsep panggung yang tidak permanen dan berpindah – pindah” Ujarnya disela-sela kesibukannya yang masih menyempatkan waktu untuk menjadi apresiator teater kepada Daunjati.
*Wartawan Magang Daunjati

Related

Teater 8316506492247491809

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

Recent

Comments

item