Headlines News :
Home » » HARI PERTAMA KKN ISBI BANDUNG DARI HINTERLAND SAMPAI HULUWATON.

HARI PERTAMA KKN ISBI BANDUNG DARI HINTERLAND SAMPAI HULUWATON.

Written By LPM DAUNJATI on Sabtu, 30 Juli 2016 | 21.24.00


KKN ISBI Bandung 2016. Foto: Alfiyanto

Daunjati, siang (31/07) “Selamat datang, kebetulan moto kabupaten bandung sekarang ini sabilulungan, jadi kita berharap kedepannya kabupaten Bandung jadi tempat berkembangnya seni atau budaya sejatinya. Setiap desa yang ada di dua kecamatan ini dapat mengoptimalkan potensi seni yang dimiliki dengan adanya keterlibatan teman mahasiswa di dalamnya” begitulah Sekretaris Kecamatan Pasir Jambu berujar ketika menerima rombongan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) ISBI Bandung (30/07) di kantornya. 

Sejak hari itulah sampai empat puluh hari kedepan Kecamatan Pasir Jambu dan Ciwidey menjadi tempat bagi mahasiswa semester 7 ISBI Bandung dari Jurusan Teater, Tari, Karawitan dan Seni Murni untuk mengelaborasikan apa yang telah didapatnya di bangku perkulihan dengan di lapangan, sebagaimana dinyatakan  Een Hendriyani dalam upacara pemberangakan mahasiswa KKN di Lapangan Parkir ISBI Bandung “Saya, harap anak-anak mahasiswa dapat membuktikan apa yang kalian bisa, sebelum jadi sarjana dan kembali ke masyarakat sesungguhnya. Jadi inilah saatnya ada bertanya ‘untuk apa aku ada’ begitulah kiranya…” atau yang Asep Nugraha bilang kepada mahasiswa bimbingannya di posko KKN Desa Sukawening: “untuk pertama dan seterusnya, yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah apa yang diinginkan masyarakat” 

Penerimaan Mahasiswa KKN ISBI Bandung 2016 di Kecaman Pasir Jambu. Foto: John Heryanto
Sejak Hindia Belanda di tahun 1884 membuka jalur-jalur ke pelosok (hinterland) guna memperlancar distribusi rempah rempah dan  salah satunya Ciwidey (1923). sejak itulah daerah ini  menjadi tempat bertemunya Eropa dan Asia. Sejak saat itu pula industri termasuk hiburan mulai masuk  kolot baheula mah jang jeung Belanda teh jiga jeung babaturan. Unggal poe papanggih, jadi soal perang dan perkawanan itu hal yang berbeda. Selain itu kegemaran orang belanda itu piano”. ucap salah seorang veteran di desa Sukawening. Kini Ciwidey maupun Pasir jambu dikenal masyarakat luas sebagai daerah agro wisata mulai dari situs megalitikum Gunung Padang, Kawah Putih, Pemandian air panas Cibolang, Gunung Wayang, Perkebunan Teh dan Strawbbery, Situ Cilenca, Situ Patengan, Ranca Upas dan lain sebagainya. ” barangkali selain kesenian Bangkong Reang yang sejak zaman dulu ada, yaitu  Huluwaton di desa Mekarsari- Pasir Jambu sejenis upacara yang di gelar setahun sekali sebagai sebuah ucap syukur kepada pemilik mata air dan kehidupan” ungkap Sekretaris Camat Pasir Jambu di sela-sela kesibukannya. (JHN)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Media Etno | Ronny Sababalat
Copyright © 2011. daunjati online - All Rights Reserved
Template Created by Ronny Sababalat Published by Ronny Sababalat
Proudly powered by Blogger