TEST MASUK ISBI: MABA HUNTER BERAKSI!

Persiapan Tes Fisik PMB ISBI Bandung (Foto TIK ISBI Bandung)

Bandung, Daunjationline.com — Rabu, (27/07) Tes ketahan fisik merupakan salah satu rangkaian dari tes masuk mahasiswa baru ISBI Bandung, setelah melewati tes tulis, tes lisan dan tes bakat maka inilah ajang dimana para senior bisa menonton sekaligus hunting calon maba imut, karena disini seluruh calon mahasiswa baru berkumpul di lapangan depan gedung kesenian sunan ambu ISBI Bandung untuk mengikuti tes ketahanan fisik. Satu persatu dari calon mahasiswa baru mengenakan rompi yang sudah ditetapkan dengan no urutnya masing-masing, dan lari mengelilingi lapangan selama 12 menit.

            Setiap tahun dalam penerimaan mahasiswa baru memang selalu nampak berbeda dari beberapa kampus yang pernah saya coba masuki (maklum pernah coba ikut tes masuk 4 kali di kampus yang berbeda-beda ), karena disini penampilan dari setiap calon mahasiswa baru sangat beragam, ada yang bergaya layaknya orang yang mau pergi ke Mall, ada yang urakan merasa diri sebagai seniman dengan rambut gondrong, pake celana pangsi, tas yang ditambal-tambal, celana yang sobek (entah sobek disengaja atau memang udah kelamaan g tau lah g penting juga buat dipikirin). Pokoknya menarik merhatiin calon maba yang masuk kesini apalagi kalau ada yang imut-imut, senior-senior yang suka ngoleksi maba pasti semangat nonton tes masuknya juga.

            Balik lagi ke yang tes ketahanan fisik, mereka dipanggil satu persatu dari setiap kelompok jurusan, setelah jurusan karawitan selesai maka inilah saatnya siapin teropong bintang, atau kaca pembesar, pasang mata yang tajam serta jernih, kencengin ikat kepala bawa jaring yang gede (emangnya ikan mau dijaring), soalnya giliran jurusan tari yang mau lari. Tentu berbeda dengan yang lain, jurusan yang satu ini ketika dipanggil dan diperintahkan untuk siap-siap mereka malah segera membuka tasnya dan mengambil minyak wangi dan langsung disemprotkan ke seluruh tubuhnya (emang ngaruh yah parfum ke ketahanan fisik, lari orang bisa cepet kayaknya kalau pake parfum tapi g ngerti juga sih, yang jelas sebodo bin masa bodo amat, g mau mikirin yang kayak gitu). Kini lapangan sunan ambu seperti beraroma kebun bunga, baunya semerbak dan tentu makin bikin baper senior.


Peserta mulai berlari membuktikan ketahanan fisiknya (Foto : TIK ISBI Bandung)


            Layaknya orang yang dikejar anjing mereka memulai lari dengan super cepat, namun ingat ini 12 menit dan mereka bukanlah atlet, tiba-tiba setelah putaran kedua dan ketiga mulai terlihat beberapa potongan gerakan solat di lapangan, ada yang ruku, sujud, salto dan tiarap (sumpah becanda, Cuma ada yang ruku doang). Setelah empat sampe lima putaran sebagian dari mereka melakukan tes ketahanan  sambil berjalan dan mengobrol, entah apa yang mereka obrolin yang jelas pada saat itu gue pengen teriak “woy loe lagi tes bukan lagi jalan-jalan dipinggir pantai, g sadar apa kalau temen disebelah loe saingan loe sendiri buat di terima disini”. Tapi apalah daya, saya sebagai senior berambut cepak tidak memiliki kekuatan untuk melakukan itu dan harapan tinggal harapan. Hiks……

            Setelah jurusan tari selesai, maka otomatis tinggal kloter terakhir yang tes masuk, tidak lain dan tidak bukan adalah jurusan teater. Yah seperti biasanya, keanehan mulai terjadi disini, manusianya aneh-aneh, dari mulai yang berlari g pake sepatu, cewek-ceweknya pada nekat tidur diatas aspal, air sebotol dibagi-bagi, ada yang mendadak jadi penyair dan nampak mayoritas dari mereka khususnya yang cowo tuh keliatan belum pada mandi (loe piker anak teater kotor dan bau). Tapi yang jelas saya sebagai calon kakak dengan rambut cepak dan nampak keliatan lebih junior dari maba hanya bisa berdoa, semoga mereka mendapatkan hasil terbaik, dan diterima disini.  [ICS]

Related

Kampusiana 7596771212138747909

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

Recent

Comments

item