Headlines News :
Home » , » FSRD ISBI BANDUNG MENGGELAR MURAL BERTAJUK INTO THE WALL

FSRD ISBI BANDUNG MENGGELAR MURAL BERTAJUK INTO THE WALL

Written By LPM DAUNJATI on Jumat, 21 Oktober 2016 | 11.03.00



Proses mural di dinding GOS Patanjala ISBI Bandung
(Foto: AES/Daunjati)

Bandung, Daunjati, 2016 – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISBI Bandung  mengadakan kegiatan mural dengan tajuk Into The Wall. Mural kali diikuti sekitar 25 orang dan berlangsung di beberapa dinding kampus.

Mural hari pertama, Jumat (21/10) malam, tampak mahasiswa seni rupa angkatan 2016 yang menamai dirinya Kelompok Inti Rasa juga mahasiswa seni lukis angkatan 2010, Erik Rifki dan Rizki “Chino”, begitu intens menyapukan kuasnya, sambil sesekali bercanda dengan orang yang tak sengaja lewat dan bertanya mengenai aktivitas mereka. Dinding depan Gedung Olah Seni (GOS) Patanjala dimural oleh Rizki “Chino” dan Erik Rifki, sedangkan salah satu dinding pada lorong parkiran dimural oleh Kelompok Inti Rasa.

Setiap seniman yang terpilih dalam seleksi, diberikan konsep yang sama, mengenai budaya dalam perspektif anak muda masa kini. Rey Septiana sebagai ketua pelaksana Into the Wall mengutarakan, konsep mural kali ini diambil sebagai ruang renung bagi seniman dan tentu para penikmat karya yang nanti akan terpajang lama pada dinding kampus. Hal ini akan menarik, karena setiap seniman dituntut menginterpretasikan budaya menurut pandanganya masing-masing.

Selain mahasiswa seni rupa ISBI Bandung, mural Into The Wall kali ini mengundang sembilan seniman mural dari luar kampus. Rencananya, sembilan seniman yang diundang akan memulai mural pada hari kedua. Rey berujar, dengan diundangnya seniman mural dari luar kampus tersebut, besar harapan akan terjadi elaborasi gagasan dan praktek setiap kelompok yang tergabung dalam kegiatan mural ini.

Acara Into The Wall sebenarnya bukan pertamakalinya dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ISBI Bandung. setahun sebelumnya pernah dilakukan juga kegiatan serupa, dengan tema yang berbeda. Menurut Putut Pramudiko mahasiswa Seni Lukis angkatan 2009, kegiatan mural pada awalnya dilaksanakan di gedung pertunjukan Mundinglaya pada tahun 2009 yang diketuai oleh Waweng Renoc. Bagi Putut acara mural ini sangat baik untuk mempersatukan setiap seniman mural dan juga untuk membiasakan berkarya bersama di lingkungan Seni Rupa.

[Agung Eko Sutrisno/Wartawan Magang] [Ed: Mohamad Chandra Irfan]
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Media Etno | Ronny Sababalat
Copyright © 2011. daunjati online - All Rights Reserved
Template Created by Ronny Sababalat Published by Ronny Sababalat
Proudly powered by Blogger