INAGURASI TARI 2016: MEMBANGUN TARI LEWAT PERSAUDARAAN


 
Bandung - Daunjati, 2016. Pendopo Munding Laya (24/10/2016) seketika menjadi pusat perhatian, panggung yang megah, tata cahaya yang menyilaukan, goyangan para penari saling bersautan dengan suara gendang. Sebuah pertunjukan berlangsung di antara guyuran hujan.  semakin deras hujan, semakin bertambah pula pengunjung yang hadir apa lagi ditambah dengan bajidoran.

Kegiatan yang berlangung dari pukul tiga sore hingga tengah malam itu, merupakan acara inagurasi mahasiswa seni tari angkatan 2016.   Lewat acara inagurasi inilah, setiap mahasiswa baru memperlihatkan kemampuannya dari apa yang diperoleh selama mengikuti Bimbingan Studi Mahasiswa (BSM). Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Samsudin, “acut” selaku ketua panitia: “kegiatan ini merupakan aplikasi dari pelatihan manajemen produksi yang dilakukan selama Bimbingan Studi Mahasiswa (BSM) dua bulan ke belakang di bawah Himpunan Mahasiswa Tari” 

Acara  yang diberi judul “bukan aku, bukan dia, tapi kita”. dimeriahkan oleh penampilan mahasiswa angkatan 2016 sampai mahasiswa angkatan 2012.  Masing-masing angatan tersebut memperlihatkan kepiawaiannya dalam menari. Selain perwakilan dari setiap angkatan, acara ini juga dimeriahkan dengan  bintang tamu seperti Hitsbi, Panglipur, dan Bajidor Kahot. Dengan berkumpulnya seluruh mahasiswa tari, maka secara otomatis acara ini ajang beretemunya setiap mahsiswa tari untuk berbicara mengenai berbagai persoalan yang dihadapinya sebagaimana dinyatakan Nurul, selaku penaggung jawab acara “ Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap semua mahasiswa tari dapat menyatukan perbedaan yang ada, bukan hanya sekedar berkumpul sesaat. Melainkan bersama-sama membangun perubahan. Itulah pungsinya sodara. Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau meneruskan tari?“ 

(Agung Eko Sutrisno/ Wartawan Magang Daunjati)

Related

Tari 2923929599354040274

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

item