Headlines News :
Home » , » AKSES PRAKTEK TEATER DI RUANG TEORI LANTAI TIGA: DITUTUP

AKSES PRAKTEK TEATER DI RUANG TEORI LANTAI TIGA: DITUTUP

Written By LPM DAUNJATI on Jumat, 21 Oktober 2016 | 07.07.00

Pagar penutup akses di lantai tiga Prodi Teater, Fakultas Seni Pertunjukan, ISBI Bandung
(Foto: MCI/Daunjati)


Bandung, Daunjati,  2016 — Sudah dua tahun kampus STSI Bandung (eks) berganti nama menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Pergantian nama tersebut membawa dampak dalam hal kebijakan, baik ihwal infrastruktur maupun suprastruktur. Kedua hal tersebut bertaut erat dengan fasilitas yang seharusnya diterima oleh mahasiswa. Banyaknya pembangunan yang dibiarkan terbengkalai begitu saja, seperti Gedung Kendang yang terletak di depan gerbang kampus, alih-alih pihak lembaga ISBI Bandung malah membuat pagar penutup akses di lantai tiga Prodi Teater, Fakultas Seni Pertunjukan,  Jumat (21/10) sore hari.

H. Dasiran selaku Kepala Bagian Umum bidang Rumah Tangga menuturkan, bahwa pembuatan pagar penutup akses di lantai tiga Prodi Teater tersebut sebagai salah satu upaya lembaga menata ruang yang lebih fungsional, tertib, antara ruang kuliah teori dan ruang kuliah praktek.

Ia juga menyinggung, ketika pihaknya mengecek lantai tiga Prodi Teater tersebut, kondisi ruangan kotor sekali, terutama di ruang kaca (ruang laboratorium penulisan lakon). Melihat hal itu, H. Dasiran mengusulkan pada Wakil Dekan II (bagian umum) Seni Pertunjukan untuk membuat pagar penutup akses lantai tiga, ruang teori, dan pagar tersebut akan ditutup ketika jam kuliah usai, dan pihak Fakultas Seni Pertunjukan menyetujuinya.

H. Dasiran kemudian menambahkan, ketika sudah menjadi fakultas seperti sekarang ini, artinya sesama prodi yang satu fakultas bisa saling memakai ruangan, ia mencontohkan, bahwa mahasiswa teater berhak latihan di ruangan yang ada di Prodi Tari, begitupun sebaliknya.

Sebelumnya ruang teori (kelas) Prodi Teater biasa dipakai mahasiswa Prodi Teater untuk berproses, terutama yang kaitannya dengan mata kuliah praktek, seperti pemeranan dan penyutradaraan.  Ia menyarankan agar mahasiswa Prodi Teater bisa saling bergantian dalam memakai ruang praktek (lantai dua Prodi Teater), ada manajemen waktu yang jelas, sehingga semuanya bisa kebagian.

Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa ditutupnya ruang teori (kelas) yang tidak diperkenankan lagi untuk praktek teater adalah untuk memenuhi tuntutan rektor yang selalu menginginkan kampus ini dalam keadaan bersih, termasuk juga kelas, mengingat rektor ISBI Bandung adalah perempuan.

[Mohamad Chandra Irfan]



Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Media Etno | Ronny Sababalat
Copyright © 2011. daunjati online - All Rights Reserved
Template Created by Ronny Sababalat Published by Ronny Sababalat
Proudly powered by Blogger