“KITA BEREAKSI” DI PERAYAAN HARI TEATER SEDUNIA

Dok : Daunjati

Dok : Daunjati

Bandung, Daunjati — Puluhan mahasiswa ISBI Bandung yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) memperingati Hari Teater Sedunia (HTS) yang jatuh setiap tanggal 27 Maret, bertajuk “Kita Bereaksi”, Selasa (4/4/2017) sore hari, di halaman Teater Kebun dan GK. Dewi Asri ISBI Bandung. Acara dibuka dengan arak-arakan dari halaman teater kebun yang diisi oleh musik angklung dari Himpunan Mahasiswa Bambu (HIMABA) kemudian masuk ke dalam gedung pertunjukan Dewi Asri, disambut oleh peragaan busana dari Himpunan Mahasiswa Tata Rias dan Busana (HIMTARIUS).

Beberapa spanduk bertuliskan tentang teater tak luput dari bagian perayaan HTS ini, seperti, “Sudah Anda Teater Hari Ini?” dan spanduk lainnya. Mohamad Hilmi Zaeni selaku ketua KMT menyampaikan dalam sambutannya, bahwa perayaan HTS ini atau World Theater Day tidak persis tepat pada tanggal 27 Maret akan tetapi spiritnya masih tetap terasa sampai sekarang.

Perayaan Hari Teater Sedunia ini memang tidak tepat pada tanggal 27 Maret, akan tetapi aroma-aroma perayaannya masih terasa sampai saat ini. HTS itu sendiri adalah program kerja pertama KMT di tahun ini”, ujar Hilmi.

Lain halnya dengan Hilmi, Rusman Nurdin sebagai perwakilan dari Jurusan Teater menyampaikan, bahwa dirinya cukup terharu dan bangga dengan perayaan Hari Teater Sedunia ini, karena di zamannya waktu dia jadi mahasiswa tidak ada perayaan semacam ini.

Begitu terharunya saya melihat kegiatan ini, karena waktu dulu tidak bisa sampai bisa berkolaborasi dengan jurusan lain (sambil menunjuk ke arah orang yang melakukan peragaan busana). Teater memang keparat, selalu dalam kemiskinan. Tapi percayalah, alumni-alumni teater  terbilang banyak juga yang sukses”, tutur lelaki yang akrab dipanggil Apih tersebut.  

Hari Teater Sedunia sendiri dimulai pada tahun 1961 yang diinisiasi oleh International Theatre Institute (ITI). Acara Hari Teater Sedunia kali ini, memiliki perbedaan dengan perayaannya sebelumnya di 2015. Ketika itu, Kelompok-kelopok Teater melakukan pertunjukan di seluruh panggung terbuka yang ada di ISBI Bandung dengan konsep parade, dan penggiringan penonton dari panggung-ke-panggung sebagai bagian dari pertunjukan juga, dan “Sejarah Teater dan Perkembangannya” sebagai tema yang diusung.

Baca Juga: PERAYAAN BANDUNG UNTUK HARI TEATER SEDUNIA
Di tahun ini, satu panggung terbuka dan satu panggung gedung pertunjukan, dipilih sebagai gagasan bahwa eksistensi Teater di Bandung kini sudah sama-sama memiliki pecintanya, baik Teater di dalam sebuah gedung dengan kursi-kursinya yang sudah teratur, ataupun Teater di panggung terbuka dengan penonton yang boleh duduk tidak teratur dan diatur.

[Mohamad Chandra Irfan]

Related

Teater 8063467957423647731

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

Recent

Comments

item