Headlines News :
Home » , , » BLADERZ; KETUK TILU DAN KEGEMBIRAAN BERSAMA

BLADERZ; KETUK TILU DAN KEGEMBIRAAN BERSAMA

Written By LPM DAUNJATI on Jumat, 19 Mei 2017 | 14.50.00



John Heryanto

Pertunjukan "Ketuk Tilu" Irpan a.k.a. Brader. Foto: John Heryanto
Bandung, Daunjati (19/5). Suara petasan yang beruntun digantung di pohon beringin, Teatar Kebun. Bukanlah petasan dalam acara hajatan sunatan maupun kawinan seperti di daerah piggiran kota waktu dulu. Dimana  "Ketuk Tilu" hadir sebagai bagian dari sukuran juga hiburan. Ini merupakan rangkainan ujian Tugas Akhir (TA) Jurusan Karawitan gelombang 1 dengan minat penyajian “Tepak Kendang Ketuk Tilu” Irpan a.k.a Brader. Buyi petasan itu, barangkali sebagai bagian dari waditra/rincikan sebelum kendang di tepak.

“Ketuk Tilu” sendiri diperkirakan mulai muncul tahun 1800-an dan tumbuh di daerah Priangan sebagai bagian dari ungkapan rasa sukur kepada Dewi Sri atas kesuburun dan hasil panen yang melimpah. Hingga akhirnya “Ketuk Tilu” tidak lagi dimainkan saat musim panen tiba, tapi telah  berpindah kerumah-rumah warga, dalam acara sukuran keluarga.

Pertunjukan "Ketuk Tilu" Irpan a.k.a Bladerz. Foto: John Heryanto
Peran penabuh kendang dalam pertunjukan “Ketuk Tilu” sangatlah penting selain pembawa alur lagu, tempo, irama, dinamika, melayani gerak-gerik dari motif koreografi yang menuntut komposisi tepak kendang, termasuk kemungkinan-kemungkinan dari gerakan spontanitas sang penari. 

Dalam pertunjukan “Ketuk Tilu” ini, Brader tentunya tidak hanya sekedar mengolah ‘kebebasan’ ragam stuktur tepak kendang seperti sorong, angin-angin, jalak pengkor dan lain-lain. Tetapi juga mempertimbangan keutuhan estetika di atas panggung sehingga antara pangrawit, penari juga pembawa acara hadir dalam suasana yang cair dan komunikatif. Siapapun dapat menimatinya dengan enjoy dan suka cita, ditengah-tengah kenyataan kepunahan/terpinggirkannya  “Ketuk Tilu” dalam kehidupan masyarakat perkotaan seperti Bandung. 

Pertunjukan "Ketuk Tilu" Irpan a.k.a Bladerz. Foto: John Heryanto
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Media Etno | Ronny Sababalat
Copyright © 2011. daunjati online - All Rights Reserved
Template Created by Ronny Sababalat Published by Ronny Sababalat
Proudly powered by Blogger