BOOM FESTIVAL: PESTA BAMBU DARI TRADISI HINGGA METAMORPOSIS

Salah satu grup musik di "BOOM FEST" Foto: Mochamad Jaka /LPM Daunjati
Bandung, dikenal sebagai gudangnya musik di Indonesia dan salah satunya musik bambu. Musik yang lahir dari rahim agraris dimana sawah dan ladang menghampar. Dan bambu merupakan tanaman yang tersebar di wilayah parahiyangan. Maka tidaklah heran bila kebudayaan masyarakat sunda sangatlah dekat dengan bambu. Ditambah lagi sifat bambu yang ringan, awet serta mudah dibentuk. 

Tak heran banyak digunakan mulai dari perlengkapan dapur serupa hihid, boboko, asepan dll, perlengkapan berladang, bahan bangunan, termasuk untuk perang seperti bambu runcing, sumpit dan lain sebagainya. Begitu juga dengan alat musik, salah satunya angklung, wajarlah bila angklung ditetapkan oleh UNESCO sebagai alat musik Indonesia, bagian dari warisan dunia. 

Karnaval musik bambu dalam "BOOM FEST" Foto: Mochamad Jaka / LPM Daunjati
Tidak hanya cara memainkannya semata, jenis musik bambu makin lama makin beragam dan kini anak muda kembali menggali dan mengembangkan musik tersebuat seperti terlihat dalam perhelatan “BOOM FEST” di Pendopo Mundinglaya (18/11/17).  Beragam musik bambu dari kelas oranologi prodi musik bamboo ikut dipamerka di sebelah barat pendopo. Carnaval musik bambu. Serta berbagai pertunjukan musik bambu dari pagi hingga malam hari, mulai dari lintas generasi seperti anak-anak SDN Panyilekan dan SMK Bandung. Hingga penampilan dari grup musik tardisional,  kreasi sampai kekinian.  Sebut saja beberapa grup musik yang tampil diantaranya; Bamboo 212, Swantara, Majelis Galatok Indonesia, Notrera, BMW, Pabrik Bambu, Balada Rahyang Dewata, Pemalas, Bambu Soul dan lain sebagainya.

Salah satu grup musik di "BOOM FEST" Foto: Mochamad Jaka / LPM Daunjati.
Festival musik bambu yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Bambu (HIMABA) ini, tidak hanya menjadi ruang untuk bertemunya musisi yang brbasis lokalitas tapi juga menjadi alternative tontonan musik hari ini.  “Ini sesuatu banget bagai aku, nggak sia-sia aku jauh-jauh dari Jakarta nonton kesini” ucap salah seorang penonton yang tak mau disebutkan namanya.  


(John Heryanto/ Daunjati)

Related

Musik 570180021541555895

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

item