MENGAPA INDONESIA JADI JUARA KORUPSI DI ASEAN?

Poster HYMEN ACT
Oleh: John Heryanto

Sebagai anak yang baik, sedari kecil hingga kuliahan sejak di rumah maupun di sekolah tentunya selain berbakti pada ibu dan bapa ialah jadi orang berprestasi. Maka itu pula yang jadi pedoman dari pejabat tingkat rendahan hingga ke langit berlomba-lomba untuk meraih prestasi. Salah satunya bidang korupsi. Kompetisi korupsi ini memang jarang diadakan meskipun banyak pelakunya. Berbeda dengan lomba balap karung atau makan kerupuk  yang rutin digelar tiap agustusan di kampung-kampug.  Maka para penggiat korupsi haruslah banyak akal minimal mengikuti saran Bang Napi; "Prestasi bukan saja karena ada niat, Tapi ada kesempatan". Nah, kalau gini, mungkin selama ada niat, maka kesempatan bisa di buat. setidaknya luangkan waktumu sedikit untuk korupsi, kira-kira begitu. Segala macam bisa diakali semisal dibikin aturan yang melindungi seperti Pasal 80 UU no 17 tahun 2014 tentang hak impunitas anggota dewan perwakilan rakyat. 

Atas perjuangan dan kerja keras semua pejabat, Alhamduliah juga akhirnya Indonesia meraih Juara satu Negara terkorup se-ASEAN dan juara ke 90 di dunia berdasarkan laporan tahunan dari Transparency Internasioanl (TI) yang berkantor di Berlin.


Poster  NOBODYCORP


Berikut ini beberapa alasan mengapa jadi juara korupsi versi LPM Daunjati sekaligus sebagai trik-trik bagi para pelaku baru, atau yang sedang coba-coba korupsi:

Rajin Pangkal Pandai ala Setya Novanto

Kelakuan Om yang satu ini memang tak ada duanya. Keahlian main dramanya sungguh luar biasa melebihi para pemain sinetron di televisi maupun bintang film. Lihat saja aksinya yang menabrak tiang listrik, tepat sasaran dan mahir. Tak hanya itu saja, berbagai cara ia tempuh persis seperti pribahasa jawa "alon-alon asal kelakon". Berkat kenyakinan itu pula, Si Om ini menekuni E-KTP beberapa tahun dalam menyalurkan bakat dan keahliannya. Seperti hadis Rosull saja "sampaikanlah walaupun atau ayat". Saking rajinnya hadis Rosull ini diamalkan oleh Om ini, jadinya berbunyi "korupsilah walupun satu bidang". 

Tentunya, selian rajin. Harus pula bergotong royong karena proyek E-KTP ini nasional sehingga harus melibatkan banyak pihak, lihat saja daftar sidangnya hingga berlalut-larut sejak zaman kabinet kerja hinga mau pemilu lagi gak tuntas-tuntas.

Poster GRAPHIC RESISTANCE

Silaturahmi dan Tegur Sapa 


Seperti hadis Rosull, kalau keutamaan dari silaturahmi itu memanjangkan usia. Rupanya bertolak dari sanalah sehingga anggaran kunjungan dinas anggota DPR mencapai milyaran. Barangkali terkait dengan usia, kalau istilahnya "aji mumpung".  Pola silaturahi ini rupanya dipakai disegala lini dalam membangun prestasi korupsi, persis seperti jaman ORBA sebagai pembangunan yang berkelanjutan.

Selain dua cara-cara di atas tentunya masih banyak lagi hal yang bisa dilakukan untuk menjadi pelaku korupsi minimal tekuni dulu pungli. Namun untuk membahas lebih panjang dan detail yang nulis ini pemalas. Kalau gitu kami ucapkan selamat  Hari Anti Korupsi Internasional (9 Des 2017).

Related

Opini 6652435732916511333

Posting Komentar

emo-but-icon

Google+ Badge

Google+ Followers

Hot in week

item